Sabtu, 07 April 2012

SEKUEL'S

kelak ketika usia tua datang, ingatan kembali dihidupkan. lalu tiba-tiba ada yang tumbuh dari waktu, deretan kata yang pernah engkau semaikan ke telingaku waktu itu, beberapa waktu lalu. janji yang pernah mati-terkubur rongsokan ingatanku dan ingatanmu yang berkarat itu.

kelak ketika usia tua datang, janji kembali menagih dan menguji. kata-kata lamamu akan tumbuh jadi sebatang pohon yang lagi dan lagi gugur daun-daun dan bunganya, seperti raut dan rambut kita di hadapan maut.

untuk itu aku menyiapkan puisi ini sebagai lahan bagi pohon yang kelak biji-bijinya berdahan, beranting, dan beranak-pinak menjadi pohon-pohon lain itu. agar nanti arwahku tenang sebagai seekor burung hutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar