Kamis, 30 Desember 2010

Kami kalah, Kami bersatu


Kami kalah, kami belum terlahir sebagai pemenang.
Kami belum bisa kembali menjadi macan ASIA.
Tapi kami bersatu, kami bangga.
Bangga bukan hanya urusan predikat kalah atau menang bukan?
Kami pun berhak bangga.
Bangga untuk dapat kembali berjuang.
Bangga untuk kembali menyanyikan lagu indonesia raya dengan hati.
Bangga untuk Garuda.
Bangga untuk Indonesia.
Bangga untuk rakyat.
Kami bangga telah belajar, Kami bangga dalam kekalahan.
Dan kami tahu, Kami mampu berjuang.
Kami mampu membangunkan macan kami.
Terimakasih untuk kekalahan, Kami MASIH akan terus berjuang.
Bukan hanya untuk lapangan hijau, tapi untuk segalanya.

KAMI INDONESIA

Rabu, 22 Desember 2010

Meratapi Kebahagiaan

Apa yang kurindukan saat ini? Menangis di sudut bibirmu.

Lalu, membiarkan diriku meratapi kebahagiaan yang menjamu barisan hari, saat atau tidak bersamamu. Hari itu, detik ini, dan —mungkin, nanti.

Sejauh melangkah, tak surut membabibuta jejakku menilas ranah penyatuan perasaan dari keterpisahan —jarak juga kenyataan.

Memerdekakan diri sejenak, lalu bertekuk lutut pada hatimu —lagi, satu-satunya.

Hanya itu, kuasaku sepertinya.